Teman Palsu ( Chapter 2 ) Perjalanan yang Tak Terduga


www.wnputrio.com


Keluarga tania telah kembali keaktivitas masing - masing, sekarang tinggal aku sendiri di rumah yang sangat besar ini karena orang tuaku sedang pergi ke luar kota untuk mengurus bisnis.
Aku hanya duduk diruang tamu sambil memakan cemilan. Hari ini sangat membosankan bagiku, tidak ada satu pun orang yang ada di rumah sekarang.

" Ting ting" suara bel rumah berbunyi menandakan bahwa ada seseorang di luar, aku pun berjalan meunju pintu yang tidak terlalu jauh dari ruang tamu lalu membukanya, terlihat seorang gadis yang cantik. aku hanya terdiam sejenak. Aku pun mengajak kara masuk sambil berkata " ada apa kamu kesini kara ". Kara hanya menjawab sambil tersenyum dan mengengam tangan tania " Tan aku kesini mau ngajak kamu jalan - jalan . Kami pun duduk di ruang tamu lalu tania berkata " maaf, aku lagi mager". Kara tidak ingin tania menolaknya karena dia paling benci penolakan, kara pun mengeluarkan jurus andalannya dengan memasang tatapan memohon agar tania mau pergi bersamanya.

" aku paling tidak suka tatapan itu, oh tuhan aku sangat malas untuk pergi keluar tapi aku sangat bosan dirumah sendirian" batin Tania

" tapi aku............ sedang malas keluar rumah kara" kata tania
" ayoklah tania, masa kamu tidak mau pergi bersama ku. untuk kali ini saja" kata kara (cemberut)
" hmmmm, baiklah aku mau pergi, tapi aku siap - siap dulu ya. kamu tunggu disini sebentar " kata tania. berlalu meninggalkan kara diruang tamu untuk pergi kekamar.

Sekarang kara sedang tersenyum karena tania mau pergi bersamanya kemudian ia menelpon temannya yang lain untuk ikut pergi bersamanya. Setelah beberapa menit kemudian tania pun telah selesai bersiap - siap lalu pergi menuju ruang tamu. Terdengar orang yang sedang menelpon diruang tamu. Aku pun pergi ke sumber suara ternyata kara yang sedang menelpon dengan seseorang.

" hallo, ayok pergi bersamaku " kata kara sambil memakan cemilan.
" iya " kata teman kara.
" baiklah, tunggu aku ya dirumahmu " kata kara (tersenyum)

lalu kara mematikan ponselnya dan lanjut memakan cemilan. aku pun duduk di samping kara sambil berkata " kamu habis menelpon siapa ? kamu mengajakku jalan - jalan tapi kenapa kamu juga mengajak orang lain juga, kalau aku kenal nggak papa tapi aku nggak kenal siapa itu. kamu ingin pergi jalan - jalan denganku atau sama dia ?".

kara pun mendekati tania sambil berkata " tenang aja nanti aku kenalin kok sama kamu, kalau rame kan lebih seru tan". Aku hanya terdiam sejenak lalu berkata " baiklah, sekarang ayok pergi, tapi kamu duluan saja ke mobil nanti aku nyusul ".

Kara pun berjalan keluar rumah sedangkan Aku kembali kekamar untuk mengambil tas. Setelah itu aku pun menghampiri kara yang sedang memainkan ponsel lalu berkata " kara, ayo aku berangkat ".  " hah, iya tania " kata kara sambil menyimpan ponsel. Kara menancapkan gas dan melajukan mobil dengan kecepatan sedang. Selama perjalanan suasana hening tidak ada yang mau memulai permbicaraan terlebih dahulu, bergitu pun juga dengan aku yang memilih diam dari pada berbicara saat ini. Setelah beberapa menit kami berhenti didepan rumah megah yang bernuansa modren. Terlihat seorang gadis cantik yang sedang melambaikan tangan kepada kami sambil tersenyum, aku hanya terdiam karena dia tidak kenal siapa gadis itu.

Gadis itu pun melihat kearahku lalu tersenyum aku hanya membalas senyumannya itu. Gadis itu mengulurkan tangan padaku sambil berkata " hai, kenalin namaku tasya. aku temannya kara semenjak SMA ". Aku pun menjabat tangan tasya sambil berkata " namaku tania ". Kara pun mulai melajukan mobil ke tempat tujuan selama perjalanan tasya dan kara selalu berbicara sedangkan aku memainkan ponsel karena aku tidak tertarik dengan cerita mereka. 


Dapatkan Info Post Terbaru. Langganan Sekarang Yuk..

Belum ada Komentar untuk "Teman Palsu ( Chapter 2 ) Perjalanan yang Tak Terduga"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel